Penguatan Kesiapan Implementasi PM-AAS melalui Identifikasi CPCL di Halmahera Timur
Wasile - Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara melaksanakan koordinasi bersama penyuluh pertanian Kabupaten Halmahera Timur di BPP Wasile dalam rangka percepatan penyusunan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) Program Pertanian Modern - Advanced Agricultural System (PM-AAS), Kamis (16/07).
Pada pertemuan tersebut dibahas progres penyusunan CPCL, batas waktu pengumpulan data, mekanisme penginputan oleh masing-masing PPL, serta rencana pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) PM-AAS. Berbagai masukan juga disampaikan oleh para penyuluh, mulai dari dukungan kebijakan daerah terhadap keberlanjutan program, aspek teknis budidaya, penggunaan dolomit dan silika, rekomendasi pemupukan, hingga penyampaian Petunjuk Teknis (Juknis) PM-AAS. Adapun kesanggupan dari Penyuluh untuk menerapkan Program PM AAS untuk periode tanam Juli - September sebesar 269 Ha dan untuk Periode Oktober - Desember sebanyak 715 Ha.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi produksi benih padi kelas (FS) di Wasile Timur dengan target produksi mencapai 10 ton. Hasil pengamatan menunjukkan kondisi pertanaman yang baik, pertumbuhan yang relatif seragam, serta telah memasuki fase pengisian bulir sehingga berpotensi mencapai target produksi yang ditetapkan.
Di lokasi yang sama, tim juga melakukan survei terhadap alat Tanam Benih Langsung (Tabela) yang digunakan oleh petani setempat untuk mengkaji potensi pemanfaatannya pada penerapan metode PM-AAS. Diskusi bersama pembuat alat menunjukkan bahwa modifikasi jarak tanam menjadi 3 cm secara teknis memungkinkan dilakukan. Namun demikian, diperlukan kajian dan uji coba lebih lanjut untuk memastikan kekuatan dan ketahanan alat sebelum diterapkan secara luas dalam kegiatan PM-AAS.